aku tau masa lalu itu, walau kau tak pernah mengatakannya, aku sudah tau ntah bagamana nalurku berkata dialah orangnya, dia cantik , dia baik, dia jauh berbeda denganku, aku yang slalu saja menyusahkanmu, mengusik hari tenangmu, slalu membuatmu kesal, bukan seperti dia yang slalu membuatmu nyaman, tapi entahlah, aku mencoba egois, berpura pura tak tahu, walau sebenarnya ada sedikit luka yang hadir karenanya, tapi biarlah, ini harga yang harus kubayar untuk cintaku padamu, mungkin saat ini kamu jemu, saat ini kau ingin sudahi semua, tapi kau tak tega, atau kau hanya tak ingin disebut ingkar janji? aku tak tau, yang aku tau saat ini aku masih menyayangimu, masih menginginkanmu, walau sempat terbersit dihati tuk menjauh, ternyata aku salah, aku terlanjur terikat dengan pesonamu,atau apalah itu, hanya saat logika ku berjalan,. kudapat aku terlalu bodoh, aku bukan seorang yang bisa mengalah begitu saja, aku bukan orang yang slalu menerima ucapan orang begtu saja, aku slalu berontak dengan semua argumen yang menurutku benar, agar tak merasa terkalahkan, aku slalu menelaah stiap perkataan yang kudengar, tapi denganmu? aku slalu mengalah disetiap kesempatan, aku slalu menerima apapun yang kau katakan tanpa ada niat memberontak, kau tau kenapa? karna aq sakau akan hadirmu,
aku sakau
Posted in
Label:
curhat
Kamis, 17 Mei 2012
aku tau masa lalu itu, walau kau tak pernah mengatakannya, aku sudah tau ntah bagamana nalurku berkata dialah orangnya, dia cantik , dia baik, dia jauh berbeda denganku, aku yang slalu saja menyusahkanmu, mengusik hari tenangmu, slalu membuatmu kesal, bukan seperti dia yang slalu membuatmu nyaman, tapi entahlah, aku mencoba egois, berpura pura tak tahu, walau sebenarnya ada sedikit luka yang hadir karenanya, tapi biarlah, ini harga yang harus kubayar untuk cintaku padamu, mungkin saat ini kamu jemu, saat ini kau ingin sudahi semua, tapi kau tak tega, atau kau hanya tak ingin disebut ingkar janji? aku tak tau, yang aku tau saat ini aku masih menyayangimu, masih menginginkanmu, walau sempat terbersit dihati tuk menjauh, ternyata aku salah, aku terlanjur terikat dengan pesonamu,atau apalah itu, hanya saat logika ku berjalan,. kudapat aku terlalu bodoh, aku bukan seorang yang bisa mengalah begitu saja, aku bukan orang yang slalu menerima ucapan orang begtu saja, aku slalu berontak dengan semua argumen yang menurutku benar, agar tak merasa terkalahkan, aku slalu menelaah stiap perkataan yang kudengar, tapi denganmu? aku slalu mengalah disetiap kesempatan, aku slalu menerima apapun yang kau katakan tanpa ada niat memberontak, kau tau kenapa? karna aq sakau akan hadirmu,
Langganan:
Posting Komentar (Atom)








1 komentar:
terlalu jujur
Posting Komentar