biar qw berteriak pagi ini...
bersama mentari yang tunjukkan senyum terindahnya...
biar qw menangis...
menangis bersama embun yang masih basahi dedaunan...
tak perlu kau dengar..!!!
tak perlu kau iba pada qw..!!!
biarkan aq sendiri bersama luka qw...
sendiri bersama sepi qw..
tak ingin qw lihat simpati muw jika itu palsu....
biarkan ku sendiri...
tanpamu...
tanpanya...
tanpa kalian...
tanpa mereka..!!!
biar tertutup luka ini dengan sendirinya..
.dengan kesendirianku..
dalam kesunyianku...
biar Tuhan yg kan dengar smua keluh kesahku....
biar qw mengadu hanya padanya...
karna hanya dy yg mampu mendengarku...
mendengarku dengan smua ketulusannya...
bersama mentari yang tunjukkan senyum terindahnya...
biar qw menangis...
menangis bersama embun yang masih basahi dedaunan...
tak perlu kau dengar..!!!
tak perlu kau iba pada qw..!!!
biarkan aq sendiri bersama luka qw...
sendiri bersama sepi qw..
tak ingin qw lihat simpati muw jika itu palsu....
biarkan ku sendiri...
tanpamu...
tanpanya...
tanpa kalian...
tanpa mereka..!!!
biar tertutup luka ini dengan sendirinya..
.dengan kesendirianku..
dalam kesunyianku...
biar Tuhan yg kan dengar smua keluh kesahku....
biar qw mengadu hanya padanya...
karna hanya dy yg mampu mendengarku...
mendengarku dengan smua ketulusannya...







0 komentar:
Posting Komentar