Definisi
Alzheimer’s disease (AD) adalah penyakit neurodegeneratif
yang seringkali tersembunyi, membahayakan, dan berkembang secara progresif.
Tanda-tanda klinis AD antara lain hilangnya ingatan, gangguan fungsi kognitif,
menurunnya kemampuan dalam melakukan aktivitas sehari-hari, perubahan
kepribadian dan tingkah laku yang tidak terkendali (gejala neuropsikiatrik).
Penyebab
Penyebab utama AD belum diketahui hingga saat ini. Faktor
genetik diduga memegang peranan kuat dalam penyakit ini. Mutasi pada kromosom
1, 14, dan 21 diidentifikasi sebagai penyebab sebagian kecil kasus AD familial
(FAD) atau lebih dikenal dengan early onset AD
Gejala
Tidak ada batas yang jelas antara gejala perubahan memori
normal dan munculnya AD. Namun, 10 macam tanda peringatan dan perbandingannya
dengan kondisi yang normal di bawah ini dapat mempermudah diagnosa awal AD,
yakni:
1. Hilang ingatan.
Melupakan informasi-informasi yang baru diperoleh adalah salah satu tanda-tanda
awal demensia.
Kondisi normal : sesekali lupa akan nama orang atau janji
2. Kesulitan
melakukan pekerjaan sederhana. Penderita demensia sering kesulitan merencanakan
atau menyelesaikan pekerjaan sehari-hari.
Kondisi normal : sesekali lupa apa yang akan kita lakukan
atau yang akan dikatakan
3. Kesulitan
berbicara. Penderita AD sering lupa dengan kata-kata sederhana dan sulit
berbicara atau menulis dengan baik. Contohnya jika ingin mengatakan “sabun”,
yang diucapkan ialah “benda yang digunakan untuk mencuci”.
Kondisi normal : sesekali sulit menemukan kata yang tepat untuk
suatu hal
4. Disorientasi
terhadap tempat dan waktu. Penderita AD mudah tersesat di lingkungannya
sendiri, lupa mereka ada dimana, bagaimana bisa sampai disana, atau bagaimana
caranya kembali ke rumah.
Kondisi normal : lupa kapan waktu melakukan perjalanan di
masa lalu atau nama tempat
5. Penurunan
penilaian akan suatu hal (poor judgment). Contoh yang mungkin ialah penderita
AD menggunakan baju berlapis-lapis di hari yang panas atau sebaliknya.
Kondisi normal : sulit memutuskan suatu masalah atau terus
mempertanyakan suatu pertanyaan yang belum terjawab
6. Kesulitan berpikir
abstrak. Penderita AD dapat memiliki kesulitan yang tidak biasa dalam melakukan
kegiatan mental yang kompleks, seperti lupa suatu deretan angka dihadapannya
untuk apa dan bagaimana menggunakannya.
Kondisi normal : terkadang kesulitan menyeimbangkan catatan
keuangan
7. Menaruh benda di
tempat yang salah. Pasien AD dapat memiliki kebiasaan meletakkan suatu benda di
tempat yang tidak seharusnya, seperti memasukkan setrikaan ke kulkas atau jam
tangan ke dalam mangkuk.
Kondisi normal : lupa menaruh kunci atau dompet
8. Perubahan mood dan
perilaku. Penderita AD dapat memiliki perubahan mood yang cepat, seperti dari
diam menjadi sedih lalu menjadi marah tanpa alasan yang jelas.
Kondisi normal : sewaktu-waktu merasa sedih atau moody
9. Perubahan sifat.
Perubahan sifat pada pasien AD dapat terjadi secara dramatis. Mereka dapat
menjadi begitu bingung, curiga, ketakutan, atau sangat bergantung pada
keluarga.
Kondisi normal : Sifat seseorang normal jika berubah seiring
dengan bertambahnya usia
10. Kehilangan
inisiatif. Pasien AD bisa menjadi begitu pasif, seperti menonton TV berjam-jam
tanpa henti, jam tidur yang panjang melebihi normal, atau tidak keinginan
melakukan kegiatan yang biasa dilakukan, seperti mandi.
Kondisi normal : terkadang malas melakukan pekerjaan atau
bersosialisasi







0 komentar:
Posting Komentar